<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911</id><updated>2011-04-21T19:22:37.521-07:00</updated><title type='text'>new moel      "selamat datang di negara ku" LIBRA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-1653251588323133418</id><published>2008-02-24T02:37:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T02:38:20.098-08:00</updated><title type='text'>koes ploes</title><content type='html'>&lt;object width="300" height="300"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5R3A9Hlap-w&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5R3A9Hlap-w&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-1653251588323133418?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/1653251588323133418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=1653251588323133418' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1653251588323133418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1653251588323133418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/02/koes-ploes.html' title='koes ploes'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-1973118155155121372</id><published>2008-02-24T02:27:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T02:28:29.776-08:00</updated><title type='text'>Li@t Y</title><content type='html'>&lt;object width="300" height="300"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/XMTmY-T5JOk&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/XMTmY-T5JOk&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-1973118155155121372?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/1973118155155121372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=1973118155155121372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1973118155155121372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1973118155155121372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/02/lit-y.html' title='Li@t Y'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-3336875653044855451</id><published>2008-02-02T02:01:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T01:30:21.268-08:00</updated><title type='text'>MANTAN PRESIDEN RI</title><content type='html'>Sengaja saya posting artikel ini berjarak dengan hari kepergiannya. Sebagai orang yang tidak mengibarkan bendera setengah tiang saya punya cara tersendiri dalam memandang sosok pemimpin Orde Baru ini. Tidak ikut ikutan menghujat sudah cukup buat saya. &lt;p&gt;Pak Harto tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai pribadi seorang tua renta berusia 86 tahun yang baru saja tutup usia tapi haruslah dipandang sebagai sosok pencipta sistem dan pembawa nilai yang masih berperan penting dalam sendi sendi kehidupan bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segala hormat puja dan puji di media cetak maupun elektronik kiranya ditujukan kepada sosok Pak Harto sebagai seorang pribadi yang mengagumkan. Tapi semua itu membawa implikasi yang luas ditengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seandainya semua nilai nilai yang pernah beliau tanamkan pada bangsa ini ikut mati bersamanya maka pemberitaan penuh simpati dibanyak media itu tak akan menjadi persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2380/2224941819_029789d910_m.jpg" alt="Presiden Soeharto" align="right" border="0" height="180" hspace="10" vspace="10" width="150" /&gt;Kini dengan gencarnya simpati dimedia masa mengangkat kembali romantisme masa masa Orde Baru dimana stabilitas nasional terjaga, ekonomi yang baik, pembangunan nasional berkesinambungan dan martabat bangsa dimata asing terpelihara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua itu bisa dengan mudah dikenang oleh rakyat mengingat kondisi rakyat sekarang ini yang sedang didera oleh kesulitan multidimensi, mirip seperti kondisi Pak Harto yang wafat akibat kegagalan fungsi multiorgan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu apa salahnya? Dimana bahayanya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjawab pertanyaan sederhana diatas saya ingin terlebih dahulu mengulas sekilas apa yang dilakukan oleh Pak Harto dimasa Orde Baru.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebuah pandangan yang mengatakan bahwa pembangunan nasional hanya bisa dilakukan bila stabilitas nasional terjaga, lahir akibat dari tak tersentuhnya pembangunan dimasa pemerintah Orde Lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2236/2234003370_6e30358908_m.jpg" align="left" border="0" height="240" hspace="10" vspace="10" width="186" /&gt;Revolusi yang menjadi paradigma Orde Lama berkutat lebih banyak pada masalah politik yang membuat stabilitas nasional terganggu. Dimata Pak Harto pembangunan ekonomi haruslah segera dilakukan sebagai prioritas utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Stabilitas nasional yang diusahakan Pak Harto ditempuh dalam pengawalan militer dengan menggunakan Dwi Fungsi ABRI sebagai instrumen. Pembangunan menjadi paradigma Orde Baru, tampil sama sekali menggantikan paradigma Orde Lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orde Lama ditutup dengan segel berdarah 500 juta lebih rakyat yang dituduh sebagai anggota PKI, partai terlarang yang dianggap manifestasi Orde Lama. Dengan pandangan baru dan harapan yang menggebu gebu akan kemakmuran, semua orang pada masa itu menggantungkan harapan begitu saja pada Orde Baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga peristiwa demi peristiwa yang dimulai sejak peristiwa Malari 1974 beberapa kalangan (termasuk penggagas Orde Baru itu sendiri) mulai menyadari bahwa stabilitas nasional yang dimaksud sebagai prasyarat pembangunan memiliki harga yang sangat mahal yang harus dibayar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbekal stabilitas itu pembangunan digelindingkan dan membawa hasil yang signifikan. Cukup untuk menghibur rakyat yang lapar sejak kemerdekaan diraih tahun 45.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minyak dan Gas Bumi menjadi tumpuan utama pembiayaan pembangunan. Dengan dalih menambah akselerasi pembangunan, Pertamina dibawah pimpinan Ibnu Sutowo meminjam uang dari lembaga keuangan asing sebesar 10 milyar dollar. Inilah kali pertama Indonesia berhutang luar negeri dalam jumlah besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hutang demi hutang dibuat, tidak hanya negara, sektor swastapun ikut ikutan berhutang dengan menjual potensi ekonomi Indonesia yang kian tumbuh pesat karena pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan memang berjalan dan berkembang tapi seiring dengan itu hutang juga berkembang. Layaknya sebuah bangunan ekonomi sebuah negara harus memiliki dasar yang kuat. Dasar yang dipakai oleh Pak Harto untuk membangun adalah hutang luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi beliau melakukannya dengan baik sekali. Teratur dan terencana. Banyak hal yang bisa diraih diberbagai bidang dengan keteraturan ini. Pendidikan, kesehatan, pangan, ketenteraman, prestasi olahraga di berbagai event (SEA Games &amp;amp; Asian Games), keluarga berencana, kedaulatan wilayah dan bahkan wibawa bangsa dimata asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya saja konsep kekuasaan Jawa yang beliau terapkan dalam pemerintahan tidak memungkinkan kalangan yang berada diluar lingkaran-dalam untuk bisa mengembangkan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep kekuasaan ini harus dimengerti oleh pihak pihak yang ingin berkembang. Pemahaman atas konsep ini akhirnya ditransfer ke masyarakat luas yang oleh karena berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama maka telah diadopsi dari hanya sekedar pemahaman konsep menjadi nilai nilai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai bahwa kritik itu tak sopan dan tak perlu, nilai bahwa nepotisme itu lumrah, nilai bahwa kolusi itu cerdas, nilai bahwa korupsi itu wajar dan menyenangkan, nilai bahwa kekerasan itu adalah solusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua nilai nilai itu mengiringi pembangunan dan dicerna sebagai hasil dari nilai nilai itu. Kalau tidak mengamalkan nilai nilai itu maka pembangunan tak akan berhasil. Saking pentingnya nilai nilai itu maka dipertontonkan dalam bentuk simbol simbol seperti Pendopo Gubernuran atau Kabupaten, masjid berkubah Joglo, dan masih banyak lagi. Terjadi imitasi konsep kekuasaan hingga ke daerah daerah. Singkatnya Jawanisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai nilai ini menjadi seolah olah kekal karena telah diadopsi sebagai budaya. Dalam banyak proyek pemerintah kalau tak menyetor uang pada pejabat maka jangan harap tender dimenangkan. Bahkan dalam perusahaan swasta, budaya itu juga berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk bisa kebagian jatah pembangunan maka harus mengikuti budaya yang berlaku. Itulah harga yang harus dibayar untuk pembangunan versi Pak Harto.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi soal hutang luar negeri yang menggunung itu Pak Harto melontarkan teori bahwa hasil pembangunan berupa BUMN BUMN bila dijual akan mampu melunasi semua hutang hutang luar negeri Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segala macam peringatan akan rapuhnya fondasi ekonomi yang dibangun Pak Harto dianggap angin lalu. Bahkan oleh ulah cecunguk cecunguk yang hanya mau mencari keuntungan pribadi dengan segala status dan reputasinya memberi pembenaran atas segala keputusan dan kebijakan Pak Harto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam iklim ekonomi seperti ini konglomerasi tak terbendung. Terutama oleh kalangan terdekat yaitu kroni dan keluarganya. Konglomerasi sebagai manifestasi Orde Baru dianggap hal wajar dan sehat sehat saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai akhirnya krisis moneter melanda akhir tahun 97. Badai krisis ini dengan mudah merobohkan pilar perekonomian dan mengubah krisis moneter menjadi krisis ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai hutang luar negeri membengkak, menyusul anjloknya harga jual BUMN BUMN yang teorinya cukup untuk membayar hutang. Krisis ekonomi terus berlanjut menjadi krisis sosial, politik dan hingga kini krisis nilai budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Krisis ini melanda tidak hanya Indonesia tapi semua negara di kawasan Asia Tenggara. Kondisi mereka beragam dan tidak sedikit pula yang mengalami ambruknya perekonomian seperti Malaysia, Thailand dan Filipina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka mati matian bangkit dari krisis seperti halnya Indonesia. Presiden Indonesia naik dan turun silih berganti tak menunjukan hasil yang benar benar menggembirakan. Tanya kenapa?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini negara negara tetangga tersebut sudah keluar jauh jauh hari dari krisis tapi Indonesia nampaknya masih terus berkubang didalamnya bahkan ada gejala semakin terperosok. Tanya kenapa?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Agus Pambagio seorang pengamat ekonomi publik gejala ini bisa dilihat dari naiknya harga sembako sejak awal tahun dengan kenaikan yang tak pernah diperkirakan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditengah tengah kekhawatiran akan semakin terperosoknya ekonomi rakyat ini Pak Harto pergi meninggalkan nilai nilai yang dulu disemainya dan kini terus hidup subur. Nilai nilai inilah yang paling bertanggung jawab dengan ketidak mampuan bangsa Indonesia bangkit dari krisis. Terjawab sudah kenapa.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2043/2234017642_4a66d5a2fa_m.jpg" alt="Demonstrasi" align="left" border="0" height="240" hspace="10" vspace="10" width="152" /&gt;Reformasi mampu menurunkan Pak Harto, tapi nilai nilai yang sudah menjadi budaya itu tetap hidup. Ketika masih berkuasa Pak Harto sebagai the-god-father Orde Baru memiliki kontrol atas nilai nilai itu. Tapi begitu beliau lengser maka kendali itu tak ada lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indikasinya adalah kasus korupsi semakin terang terangan, kekerasan merajalela, mafia peradilan bahkan sampai pada tingkat Mahmakah Agung. Jaman Pak Harto memang ada korupsi tapi tak separah ini. Jaman Pak Harto memang ada kolusi tapi tak sampai tingkat lembaga tinggi negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua praktik nilai nilai Orde Baru jaman Pak Harto ditingkat lembaga tinggi negara selalu dalam kendali dan skenario Pak Harto. Kini itu tak terkendali lagi. Merebak ke segala tingkat dan aspek kehidupan bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Betapapun Reformasi menanggulanginya dengan berbagai penataan ulang tata negara tapi tetap sulit sekali mengatasi praktik atas nilai nilai Orde Baru itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai nilai itu tetap hidup dan menjadi bahaya laten. Bagaikan bakteri yang membuat koloni pada seonggok daging busuk. Terus tumbuh dengan subur justru ketika induk semangnya semakin membusuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua orang mengutuk Orde Baru dan Pak Harto tapi nilai nilainya tetap dipakai. Bahkan oleh pengusung utamanya yakni Golkar ikut nimbrung mengutuk nilai itu dengan membawa citra baru yaitu “Golkar dengan Paradigma Baru”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi apa yang pertontonkan belakangan ini oleh para petinggi Golkar memperlihatkan bahwa nilai itu masih diusung. Pak Harto ingin dimaafkan begitu saja tanpa peradilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang bahaya laten itu semakin nyata dikomunikasikan lewat media elektronik dengan pemberitaan pemakaman Pak Harto dengan mengangkat romantisme jaman Pak Harto secara berlebihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seolah olah ingin mengatakan bahwa keadaan morat marit sekarang akibat gerakan Reformasi dan Orde Baru tidak bertanggung jawab atas semua keruwetannya. Terbukti dari hasil wawancara di televisi yang mengangkat kesan masyarakat betapa keadaan dulu lebih baik dari sekarang dan kalau bisa balik lagi keadaan seperti dulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bisa saja kita mengiyakan kesan itu sebagai kerinduan akan keadaan ekonomi semata yang sebenarnya semu karena dibangun diatas hutang. Tapi kesan kesan seperti ini sangat penting dalam komunikasi politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efendi Gazali seorang pakar ilmu komunikasi politik mengatakan bahwa fenomena ini bisa dijadikan momentum bagi kekuatan politik tertentu untuk menggiring opini dan akhirnya dukungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Walaupun Prof Kacung Marijan seorang pakar ilmu politik meragukan akan hal itu tapi perkembangannya menghawatirkan karena kesan kesan romantisme Pak Harto seperti itu terus saja ditampilkan ke publik lewat berbagai acara di televisi bahkan sampai acara infotainment yang menjadi tontonan favorit ibu ibu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hentikan semua itu karena itu berbahaya. Membuai rakyat yang susah, lapar dan amnesia dengan romantisme semu masa lalu. Pembangunan berbasis hutang terbukti rapuh dan nilai nilai Orde Baru adalah bahaya laten karena menjerumuskan bangsa pada budaya nista KKN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiap tiap pemimpin punya sistemnya sendiri sendiri. Sistem Orde Baru hanya berlaku pada jaman Pak Harto. Dan ia telah menyelesaikan tugas sejarahnya selama 32 tahun berkuasa. Kini tinggalkan semua nilai, sistem dan budaya itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita perlu stamina ekonomi yang kuat untuk mengarungi badai yang akan datang sebentar lagi. Badai krisis ekonomi dunia yang sudah mulai dirasakan oleh Amerika Serikat. Banyak pengamat ekonomi melihat indikasi akan hal itu dari menurunnya secara drastis pendapatan restoran cepat saji Mac Donald yang sangat digemari di AS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam negeri sendiri kenaikan harga sembako yang tak terprediksi oleh para pengamat ekonomi menurut saya mengerikan, mengingat sebentar lagi akan ada pemilu yang sangat berkepentingan dengan politisasi keadaan. Bahkan menurut ekonom Faisal Basri, untuk pertama kali dalam sejarah APBN yang baru diumumkan satu bulan oleh pemerintah sudah akan direvisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakyat didesa desa yang tidak menyadari bahwa kesulitan sekarang ini adalah akibat dari akumulasi praktik nilai nilai Orde Baru akan dengan mudah dikelabui dengan mendramatisasi kesulitan hidup dan mengiming-ngimingi kemakmuran jaman Pak Harto. Janji janji manis akan diumbar dengan menggunakan simbol simbol Pak Harto dan ajakan kembali ke sistem Pak Harto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hentikan.. sekali lagi hentikan pemberitaan romantisme semu itu…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-3336875653044855451?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/3336875653044855451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=3336875653044855451' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/3336875653044855451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/3336875653044855451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/02/hasil-c-paste.html' title='MANTAN PRESIDEN RI'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2380/2224941819_029789d910_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-2375099905405301043</id><published>2008-01-31T21:17:00.000-08:00</published><updated>2008-01-31T21:18:43.370-08:00</updated><title type='text'>new-moel</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku"&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [81%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007/07/harry-potter-film_21.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku": Harry...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [5%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007_07_01_archive.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku": Juli 2007&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [3%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2008/01/pak-hm-suharto.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku" LIBRA: Pak...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [3%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007/09/10-tips-makan-di-bulan-ramadhan_5562.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku": 10 Tips...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [2%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007/09/ramadhan-ya-ramadhan.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku": Ramadhan...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [2%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007/07/sunset.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku" LIBRA:...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [2%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://new-moel.blogspot.com/2007/08/panggil-aku-kartini-saja.html" class="sm"&gt;new moel "selamat datang di negara ku": PANGGIL...&lt;/a&gt;&lt;span class="ssm"&gt;  [2%]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-2375099905405301043?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/2375099905405301043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=2375099905405301043' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2375099905405301043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2375099905405301043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/01/new-moel.html' title='new-moel'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-4504579140780471735</id><published>2008-01-29T20:57:00.001-08:00</published><updated>2008-01-29T21:07:15.407-08:00</updated><title type='text'>hati-hati pekerjaan membunuh anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R6AE5n4jpOI/AAAAAAAAAJo/JDsO7RxaG18/s1600-h/stres2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R6AE5n4jpOI/AAAAAAAAAJo/JDsO7RxaG18/s200/stres2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161130560971842786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman modern ini&lt;/span&gt;, kebanyakan orang mencurahkan seluruh perhatian dan waktunya pada pekerjaan, seakan hidup ini hanya untuk bekerja. Kalau memang Anda termasuk orang seperti itu, sebaiknya berhati-hati. Karena tekanan dalam pekerjaan dapat membunuh Anda. Stres yang ditimbulkan oleh pekerjaan ternyata dapat mempengaruhi keadaan biologis tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarani Chandola dari Universitas London melakukan penelitian pada 10 ribu pekerja di kota London. Studi dalam waktu panjang dan berskala besar itu bertujuan untuk melihat pengaruh stres pekerjaan pada gangguan jantung. Gangguan jantung memang salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini biasanya disebabkan karena tumpukan lemak yang berlebih dalam tubuh, penyumbatan aliran darah, dan sebagainya. Dan stres pada pekerjaan disebut-sebut dapat mengakibatkan hal-hal tadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-4504579140780471735?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/4504579140780471735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=4504579140780471735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4504579140780471735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4504579140780471735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/01/hati-hati-pekerjaan-membunuh-anda.html' title='hati-hati pekerjaan membunuh anda'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R6AE5n4jpOI/AAAAAAAAAJo/JDsO7RxaG18/s72-c/stres2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-8527515285535068151</id><published>2008-01-27T02:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-27T02:50:40.608-08:00</updated><title type='text'>Pak HM Suharto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R5xeiX4jpNI/AAAAAAAAAJg/lSHxD8hMc44/s1600-h/p_suharto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R5xeiX4jpNI/AAAAAAAAAJg/lSHxD8hMc44/s200/p_suharto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160103217679541458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;           JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;27 Jan hari minggu (Bernama)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; -- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Mantan Presiden Republik Indonesia, Suharto meninggal dunia pada pukul 1.10 petang ini waktu tempatan (2.10 waktu Malaysia) setelah berada dalam keadaan kritikal sejak awal pagi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman itu dibuat oleh bekas Menteri Setiausaha Negara Indonesia Moerdiono melalui siaran sebuah radio tempatan ke seluruh negara itu sejurus selepas pasukan Doktor Presiden yang merawat Suharto mengesahkan kematian bekas presiden itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharto, 86, memerintah Indonesia selama 32 tahun dari 1966 hingga 1998 berada dalam keadaan kritikal sejak dimasukkan ke Hospital Pusat Pertamina, Jakarta Selatan pada 4 Jan lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meninggalnya suharto setelah tiga minggu dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina di Jakarta, karena komplikasi jantung, paru-paru                   dan ginjal.                                &lt;p class="storytext"&gt;"Bapak telah kembali ke Rahmatullah," kata putri tertua Pak Harto, Siti Hardiyanti Rukmana sambil menitikkan air mata kepada                   para wartawan di luar rumah sakit.                &lt;/p&gt;                &lt;p class="storytext"&gt;                   &lt;!-- end_story --&gt;"Kami meminta maaf atas kesalahan yang telah diperbuatnya selama ini." kata Tutut lagi.                &lt;/p&gt;                &lt;p class="storytext"&gt;Tim dokter mengatakan Suharto mengalami kegagalan multiple organ semalam.&lt;/p&gt;                Dokter berusaha untuk membantu Suharto, dan semoga amal ibadahnya di ampuni ALLAH SWT,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-8527515285535068151?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/8527515285535068151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=8527515285535068151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/8527515285535068151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/8527515285535068151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/01/pak-hm-suharto.html' title='Pak HM Suharto'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/R5xeiX4jpNI/AAAAAAAAAJg/lSHxD8hMc44/s72-c/p_suharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-4899869874511974471</id><published>2008-01-26T18:54:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T19:00:25.075-08:00</updated><title type='text'>100.......</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;100 langkah menuju kesempurnaan ima&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;&lt;br /&gt;02. Sabar apabila mendapat kesulitan;&lt;br /&gt;03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;&lt;br /&gt;04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;&lt;br /&gt;05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;&lt;br /&gt;06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;&lt;br /&gt;07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;&lt;br /&gt;08. Jangan usil dengan kekayaan orang;&lt;br /&gt;09. Jangan hasud dan iri atas kesuksesan orang;&lt;br /&gt;10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksesan;&lt;br /&gt;11. Jangan tamak kepada harta;&lt;br /&gt;12. Jangan terlalu ambisius akan sesuatu kedudukan;&lt;br /&gt;13. Jangan hancur karena kezaliman;&lt;br /&gt;14. Jangan goyah karena fitnah;&lt;br /&gt;15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri;&lt;br /&gt;16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;&lt;br /&gt;17. Jangan sakiti ayah dan ibu;&lt;br /&gt;18. Jangan usir orang yang meminta-minta;&lt;br /&gt;19. Jangan sakiti anak yatim;&lt;br /&gt;20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;&lt;br /&gt;21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;&lt;br /&gt;22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);&lt;br /&gt;23. Lakukan solat dengan ikhlas dan khusyu;&lt;br /&gt;24. Lakukan solat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid;&lt;br /&gt;25. Biasakan solat malam;&lt;br /&gt;26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah;&lt;br /&gt;27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;&lt;br /&gt;28. Sayangi dan santuni fakir miskin;&lt;br /&gt;29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;&lt;br /&gt;30. Jangan marah berlebih-lebihan;&lt;br /&gt;31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;&lt;br /&gt;32. Bersatulah kerana Allah dan berpisahlah kerana Allah;&lt;br /&gt;33. Berlatihlah konsentrasi fikiran;&lt;br /&gt;34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila kerana sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;&lt;br /&gt;35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;&lt;br /&gt;36. Jangan percaya ramalan manusia;&lt;br /&gt;37. Jangan terlampau takut miskin;&lt;br /&gt;38. Hormatilah setiap orang;&lt;br /&gt;39. Jangan terlampau takut kepada manusia;&lt;br /&gt;40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;&lt;br /&gt;42. Berlakulah adil dalam segala urusan;&lt;br /&gt;43. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;&lt;br /&gt;44. Bersihkan rumah dari patung-patung berhala;&lt;br /&gt;45. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;&lt;br /&gt;46. Perbanyak silaturahim;&lt;br /&gt;47. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;&lt;br /&gt;48. Bicaralah secukupnya;&lt;br /&gt;49. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;&lt;br /&gt;50. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;&lt;br /&gt;51. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;&lt;br /&gt;52. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit batin;&lt;br /&gt;53. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;&lt;br /&gt;54. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;&lt;br /&gt;55. Hormatilah kepada guru dan ulama;&lt;br /&gt;56. Sering-sering bershalawat kepada nabi;&lt;br /&gt;57. Cintai keluarga Nabi saw;&lt;br /&gt;58. Jangan terlalu banyak hutang;&lt;br /&gt;59. Jangan terlampau mudah berjanji;&lt;br /&gt;60. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;&lt;br /&gt;61. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti bersembang pada perkara yang  tidak berguna;&lt;br /&gt;62. Bergaullah dengan orang-orang soleh;&lt;br /&gt;63. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;&lt;br /&gt;64. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;&lt;br /&gt;65. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;&lt;br /&gt;66. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;&lt;br /&gt;67. Jangan membenci seseorang kerana fahaman dan pendirian;&lt;br /&gt;68. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;&lt;br /&gt;69. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan;&lt;br /&gt;70. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapat kesulitan;&lt;br /&gt;71. Jangan melukai hati orang lain;&lt;br /&gt;72. Jangan membiasakan berkata dusta;&lt;br /&gt;73. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;&lt;br /&gt;74. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;&lt;br /&gt;75. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;&lt;br /&gt;76. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita;&lt;br /&gt;77. Jangan membuka aib orang lain;&lt;br /&gt;78. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;&lt;br /&gt;79. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;&lt;br /&gt;80. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;&lt;br /&gt;81. Jangan merendah diri kerana miskin dan jangan sombong kerana kaya;&lt;br /&gt;82. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara;&lt;br /&gt;83. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;&lt;br /&gt;84. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;&lt;br /&gt;85. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;&lt;br /&gt;86. Hargai prestasi dan pemberian orang;&lt;br /&gt;87. Jangan habiskan waktu untuk sekadar hiburan dan kesenangan;&lt;br /&gt;88. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan;&lt;br /&gt;89. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri  kita;&lt;br /&gt;90. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fizik atau mental kita menjadi terganggu;&lt;br /&gt;91. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;&lt;br /&gt;92. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan  jasa kita;&lt;br /&gt;93. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu,dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;&lt;br /&gt;94. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita, sebelum dipastikan kebenarannya;&lt;br /&gt;95. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;&lt;br /&gt;96. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;&lt;br /&gt;97. Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri;&lt;br /&gt;98. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan.Jangan lari dari kenyataan kehidupan;&lt;br /&gt;99. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan  melahirkan kerosakan;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;font-size:78%;" &gt;100. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-4899869874511974471?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/4899869874511974471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=4899869874511974471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4899869874511974471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4899869874511974471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2008/01/100.html' title='100.......'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-6886527483871573599</id><published>2007-09-24T04:33:00.002-07:00</published><updated>2007-09-24T04:41:13.180-07:00</updated><title type='text'>10 Tips MaKan Di BuLan RamaDhan</title><content type='html'>&lt;dl&gt;&lt;div align="center"&gt;     &lt;center&gt;     &lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;     &lt;/center&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;     &lt;center&gt;     &lt;dt&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;     &lt;/center&gt;   &lt;/div&gt;&lt;dt style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;   1.   Berbuka dengan     membaca doa. sepertri biasa (Doa berbuka)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     2.   Mulakan dengan minum jus buah-buahan (tanpa gula) atau air     yang sedikit manis dan buah kurma 1-2 &lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;             biji disusuli dengan sembahyang maghrib dan     sunat awwabin mengikut kemampuan masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     3.   Bolehlah makan nasi &amp;amp; "noodles"&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                &lt;u&gt;Nasi&lt;/u&gt;                        &lt;u&gt;"Noodles"&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                Nasi     putih            Mee/     Bihun} Berkuah/ Sup&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                Nasi     ulam                Koayteow  }&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                Nasi kerabu&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;        4.    Kurangkan pengambilan makanan yang berlemak dan     berminyak.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     5.    Lebihkan mengambil buah-buahan dan sayur-sayuran.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     6.    Kunyahlah makanan dengan perlahan-lahan.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     7.    Berhenti makan sebelum kenyang.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     8.    Lebihkan minum air.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     9.    Selepas sembahyang terawih, bolehlah menjamu 1-2 potong     kuih, buah-buah atau jus buah-buahan.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     10.   Bersahurlah dengan memakan makanan yang tidak berminyak dan     berlemak. Pilihan yang disyorkan &lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;               adalah seperti berikut:&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;             Nasi     putih                   Oats/ Nestum&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;                Roti/     Ban                    Buah-buahan/ Kurma&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dt style="line-height: 100%; font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;     Lebihkan ikan, ayam tanpa lemak, daging pepejal (tanpa lemak), hadkan telur     dan makanan laut.&lt;/span&gt;&lt;/dt&gt;&lt;/dl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-6886527483871573599?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/6886527483871573599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=6886527483871573599' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6886527483871573599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6886527483871573599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/09/10-tips-makan-di-bulan-ramadhan_5562.html' title='10 Tips MaKan Di BuLan RamaDhan'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-3513966123687679268</id><published>2007-09-10T20:45:00.000-07:00</published><updated>2007-09-10T21:23:47.453-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan ya ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RuYYEmCQQaI/AAAAAAAAAJQ/4URSoiOpILc/s1600-h/rambu-ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 375px; height: 264px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RuYYEmCQQaI/AAAAAAAAAJQ/4URSoiOpILc/s200/rambu-ramadhan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108797294506951074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;jika semua harta adalah racun maka zakatlah penawarnya,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;jika seluruh umur adalah dosa maka bertaubatlah obatnya,&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;dan jika seluruh bulan&lt;/span&gt; adalah noda maka ramadhan lah  pemutihnya,&lt;br /&gt;mohon maaf lahir dan batin semoga amal ibadah kita di terima&lt;br /&gt;allah SWT 3x&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;font-size:180%;"  &gt;selamat menunaikan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;font-size:180%;"  &gt; ibadah puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;hadith ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://cybermosque.mpsj.gov.my/pedoman%20hadis%20ramadhan.gif" height="291" width="363" /&gt;&lt;/center&gt; &lt;span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;"Umatku talah dikurniakan dengan lima perkara yang istimewa yang belum pernah pun diberikan kepada sesiapa pun sebelum mereka.&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; Bau mulut daripada seorang Islam yang sedang berpuasa adalah lebih harum di sisi Allah daripada bau haruman kasturi.&lt;/span&gt; Ikan-ikan di lautan memohon istighfar(keampunan) ke atas mereka sehinggalah mereka berbuka puasa. Allah mempersiapkan dan menghiasi jannah yang khas setiap hari dan kemudian berfirman kepadanya : " Masanya telah hampir tiba bilamana hamba-hambaKu yang taat akan meninggalkan segala halangan-halangan yang besar (di dunia) dan akan mendatangimu. Pada bulan ini syaitan-syaitan yang durjana dirantaikan supaya tidak menggoda mereka ke arah maksiat-maksiat yang biasa mereka lakukan pada bulan-bulan selain Ramadhan. &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pada malam terakhir bulan Ramadhan (orang-orang Islam yang berpuasa ini ) akan diampunkan.Maka sahabat-sahabat Rasulullah SAW pun bertanya : "Wahai Pesuruh Allah adakah itu malam Lailatul Qadr?" Dijawab oleh Rasulullah SAW "Tidak tetapi selayaknyalah seorang yang beramal itu diberi balasan setelah menyempurnakan tugasnya"&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-3513966123687679268?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/3513966123687679268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=3513966123687679268' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/3513966123687679268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/3513966123687679268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/09/ramadhan-ya-ramadhan.html' title='Ramadhan ya ramadhan'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RuYYEmCQQaI/AAAAAAAAAJQ/4URSoiOpILc/s72-c/rambu-ramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-91242270659503919</id><published>2007-08-20T03:36:00.000-07:00</published><updated>2007-08-25T03:32:29.777-07:00</updated><title type='text'>PANGGIL AKU KARTINI SAJA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAFD2CQQRI/AAAAAAAAAII/Zjp45QorEBE/s1600-h/kartini.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 165px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAFD2CQQRI/AAAAAAAAAII/Zjp45QorEBE/s200/kartini.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102583941413486866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;MENGENANG KARTINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);font-family:times new roman;" &gt;Kartini berada dalam proses dari kegelapan menuju cahaya. Namun cahaya itu belum purna menyinarinya secara terang benderang, karena terhalang oleh tabir tradisi dan usaha westernisasi. Kartini telah kembali kepada Pemiliknya, sebelum ia menuntaskan usahanya untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, seperti yang diidam-idamkannya: Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai. [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;1. Mukadimah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahiim.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Tinta sejarah belum lagi kering menulis namanya, namun wanita-wanita negerinya sudah terbata-bata membaca cita-citanya. Kian hari emansipasi kian mirip saja dengan liberalisasi dan feminisasi. Sementara Kartini sendiri sesungguhnya semakin meninggalkan semuanya, dan ingin kembali kepada fitrahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Kartini adalah perjalanan panjang. Dan dia belum sampai pada tujuannya. Kartini masih dalam proses. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak sepenuhnya dapat lepas dari kungkungan adatnya. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak dapat lepas dari pengaruh pendidikan Baratnya. Kartini bukan anak keadaan, terbukti bahwa dia sudah berusaha untuk mendobraknya. Yang kita salahkan adalah mereka yang menyalahartikan kemauan Kartini. Kartini tidak dapat diartikan lain kecuali sesuai dengan apa yang tersirat dalam kumpulan suratnya : "Door Duisternis Tot Licht", yang terlanjur diartikan sebagai "Habis Gelap Terbitlah Terang". Prof. Haryati Soebadio (cucu tiri Ibu Kartini) - mengartikan kalimat "Door Duisternis Tot Licht" sebagai "Dari Gelap Menuju Cahaya" yang bahasa Arabnya adalah "Minazh-Zhulumaati ilan-Nuur". Kata dalam bahasa Arab tersebut, tidak lain, merupakan inti dari dakwah Islam yang artinya: membawa manusia dari kegelapan (jahiliyyah atau kebodohan hidayah) ke tempat yang terang benderang (petunjuk atau kebenaran). Di dalam Al-Quran, surat Al-Baqarah : 257, ALLah menegaskan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;ALLAH pemimpin orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang kafir pemimpinnya adalah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya ke kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal didalamnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Kartini berada dalam proses dari kegelapan menuju cahaya. Namun cahaya itu belum purna menyinarinya secara terang benderang, karena terhalang oleh tabir tradisi dan usaha westernisasi. Kartini telah kembali kepada Pemiliknya, sebelum ia menuntaskan usahanya untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, seperti yang diidam-idamkannya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai. [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Kartini yang dikungkung oleh adat dan dituntun oleh Barat, telah mencoba meretas jalan menuju benderang. Tapi anehnya tak seorangpun melanjutkan perjuangannya. Wanita-wanita kini mengurai kembali benang yang telah dipintal Kartini. Sungguhpun mereka merayakan hari lahirnya, namun mereka mengecilkan arti perjuangannya. Gagasan-gagasan cemerlang Kartini yang dirumuskan dalam kamar yang sepi, mereka peringati di atas panggung yang bingar. Kecaman Kartini yang teramat pedas terhadap Barat, mereka artikan sebagai isyarat untuk mengikuti wanita-wanita Barat habis-habisan. Kartini merupakan salah satu contoh figur sejarah yang lelah menghadapi pertarungan ideologi. Jangan kecam Kartini. Karena walau bagaimana pun, beliau telah berusaha mendobrak adat, mengelak dari Barat, untuk mengubah keadaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Manusia itu berusaha, ALLAH lah yang menentukan. [Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, Oktober 1900]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Demikian kata-kata Kartini yang mencerminkan suatu sikapnya yang tawakkal. Memang, kita manusia sebaiknya berorientasi kepada usaha dan bukan berorientasi pada hasil. Hal ini perlu, agar kita tidak kehilangan cakrawala. Agar kita tidak mengukur keberhasilan suatu perjuangan dengan batasan usia kita yang singkat. Pula agar kita tidak mudah untuk mengecam kesalahan yang dibuat oleh orang-orang sebelum kita. Bukan mustahil, jika kita dihadapkan dalam kondisi yang sama, kita pun akan berbuat hal yang serupa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan dimintai pertanggung jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan. [Al-Quran, surat Al-Baqarah : 134]&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;2. Siapakah Kartini?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;br /&gt;Kartini lahir dari keluarga ningrat jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara. Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan : R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Beliau adalah keturunan keluarga yang cerdas. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang jenius dalam bidang bahasa. Dalam waktu singkat pendidikannya di Belanda, ia menguasai 26 bahasa: 17 bahasa-bahasa Timur dan 9 bahasa-bahasa Barat. Kartini sendiri secara formal pendidikannya hanya sampai pada tingkat Sekolah Rendah. Tapi beliau dapat memberikan kritik dan saran yang jelas kepada kebijaksanaan pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Dengan nota yang berjudul: "Berilah Pendidikan kepada bangsa Jawa", Kartini mengajukan kritik dan saran kepada hampir semua Departemen Pemerintah Hindia Belanda, kecuali Departemen Angkatan Laut (Marine). Salah satu saran yang beliau ajukan kepada Departemen Kesehatan adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Para dokter hendaklah juga diberi kesempatan untuk melengkapi pengetahuannya di Eropa. Keuntungannya sangat menyolok, terutama jika diperlukan penyelidikan yang menghendaki hubungan langsung dengan masyarakat. Mereka dapat menyelidiki secara mendalam khasiat obat-obatan pribumi yang sudah sering terbukti mujarab. Jikalau seorang awam menceritakan bahwa darah cacing atau belut dapat menyembuhkan mata yang bengkak, mungkin ia akan ditertawakan. Namun adalah suatu kenyataan bahwa air kelapa dan pisang batu dapat dipakai sebagai obat. Soalnya, sebetulnya sangat sederhana : penyakit-penyakit dalam negeri sebaiknya diobati dengan obat-obatan dari negeri itu sendiri. Telah seringkali terjadi bahwa orang-orang sakit bangsa Eropa, teristimewa yang menderita penyakit disentri atau penyakit lain, yang oleh dokter-dokter sudah dinyatakan tak dapat disembuhkan, masih dapat ditolong oleh obat-obatan kita yang sederhana dan tidak membahayakan. Sebagai contoh, belum lama berselang, seorang gadis pribumi oleh seorang dokter dinyatakan menderita penyakit TBC kerongkongan. Dokter itu mengatakan bahwa ia hanya dapat bertahan 2 pekan dan akan meninggal dalam keadaan yang mengerikan. Dalam keadaan putus asa, ibunya membawanya kembali ke desanya untuk diobati. Dan gadis itu sembuh, menjadi sehat, tidak merasa sakit lagi dan dapat bicara kembali. Apa obatnya? Serangga-serangga kecil yang didapat di sawah, ditelan hidup-hidup dengan pisang emas. Pengobatan yang biadab? Apa boleh buat. Bagaimanapun obat itu menolong, sedang obat dokter tidak. Dokter-dokter kita, sebenarnya dapat mengumumkan kasus-kasus seperti itu, tetapi mereka tidak pernah melakukan hal demikian. Mungkin karena khawatir akan ditertawakan oleh para sarjana? Seorang dokter bumiputera yang pengetahuannya setaraf dengan rekannya bangsa Eropa, jika yakin akan sesuatu, mestinya harus berani menyatakan dan mempertahankan keyakinannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Dengan membaca petikan nota Kartini yang ditujukan kapada pemerintah Hindia Belanda tersebut, kita dapat memperkirakan daya nalar Kartini untuk ukuran jamannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;3. Kartini Mendobrak Adat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya adat sopan-santun kami orang Jawa amatlah rumit. Adikku harus merangkak bila hendak lalu di hadapanku. Kalau adikku duduk di kursi, saat aku lalu, haruslah segera ia turun duduk di tanah, dengan menundukkan kepala, sampai aku tidak kelihatan lagi. Adik-adikku tidak boleh berkamu dan berengkau kepadaku. Mereka hanya boleh menegur aku dalam bahasa kromo inggil (bahasa Jawa tingkat tinggi). Tiap kalimat yang diucapkan haruslah diakhiri dengan sembah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Berdiri bulu kuduk bila kita berada dalam lingkungan keluarga bumiputera yang ningrat. Bercakap-cakap dengan orang yang lebih tinggi derajatnya, harus perlahan-lahan, sehingga orang yang didekatnya sajalah yang dapat mendengar. Seorang gadis harus perlahan-lahan jalannya, langkahnya pendek-pendek, gerakannya lambat seperti siput, bila berjalan agak cepat, dicaci orang, disebut "kuda liar". [Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Peduli apa aku dengan segala tata cara itu ... Segala peraturan, semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja. Kau tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya etiket di dunia keningratan Jawa itu ... Tapi sekarang mulai dengan aku, antara kami (Kartini, Roekmini, dan Kardinah) tidak ada tata cara lagi. Perasaan kami sendiri yang akan menentukan sampai batas-batas mana cara liberal itu boleh dijalankan. [Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Menurut Kartini, setiap manusia sederajat dan mereka berhak untuk mendapat perlakuan sama. Kartini paham benar bahwa saat itu, terutama di Jawa, keningratan seseorang diukur dengan darah. Semakin biru darah seseorang maka akan semakin ningrat kedudukannya. Kartini menentang keningratan darah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Bagi saya hanya ada dua macam keningratan : keningratan pikiran dan keningratan budi. Tidak ada yang lebih gila dan bodoh menurut persepsi saya daripada melihat orang, yang membanggakan asal keturunannya. Apakah berarti sudah beramal soleh, orang yang bergelar Graaf atau Baron? Tidak dapat mengerti oleh pikiranku yang picik ini. [Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Keningratan darah sekarang ini hanya tinggal sebagai barang antik di museum. Sebagai gantinya sekarang muncul keningratan-keningratan baru: keningratan pangkat, keningratan jabatan dan semacamnya. Puncak dari segala keningratan itu adalah keningratan ekonomi. Siapa yang paling banyak menyimpan harta, dialah yang paling ningrat. Semua dapat diatur olehnya. Keputusan dan kebijaksanaan semua orang akan berjalan erunduk-runduk di hadapan keputusan dan kebijaksanaan orang tersebut. Anehnya lagi, mereka yang mengaku sebagai Kartini-Kartini Masa Kini, tidak menentang keningratan-keningratan baru tersebut. Bahkan sebagian besar mereka menjadi korbannya, kalau tidak boleh dikatakan sebagai abdinya yang setia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;4. Kartini Memandang Ke Barat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Orang kebanyakan meniru kebiasaan orang baik-baik; orang baik-baik itu meniru perbuatan orang yang lebih tinggi lagi, dan mereka itu meniru yang tertinggi pula ialah orang Eropa. [Surat Kartini kepada Stella, 25 Mei 1899]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Diskriminasi yang dilakukan penjajah Belanda terhadap bumiputera, telah menjatuhkan moral mereka. Kartini meskipun berasal dari kaum ningrat, tapi pendidikan Barat yang dikenyamnya telah mengajarkan kepadanya bahwa Timur itu rendah dan Barat itu mulia. Kartini bukannya tidak menyadari indoktrinasi ini, tapi kenyataan yang dilihatnya belum lagi dapat dibantah. Dalam dunia pendidikan misalnya, Kartini melihat perbedaan yang menyolok, antara apa yang dimiliki oleh Belanda dengan apa yang baru dapat dicapai oleh Bumiputera.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Bolehlah, negeri Belanda merasa berbahagia, memiliki tenaga-tenaga ahli, yang amat bersungguh mencurahkan seluruh akal dan pikiran dalam bidang pendidikan dan pengajaran remaja-remaja Belanda. Dalam hal ini anak-anak Belanda lebih beruntung dari pada anak-anak Jawa, yang telah memiliki buku selain buku pelajaran sekolah. [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 20 Agustus 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Dari sini nampak bahwa Kartini menyadari pentingnya peranan buku dalam mencerdaskan kehidupan anak manusia. Kalau masa kini, kebudayaan membaca terkalahkan oleh kebudayaan video, apakah jawabnya adalah Kartini masa kini sudah lebih maju dalam hal mendidik anak-anak mereka?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Aku mau meneruskan pendidikanku ke Holland, karena Holland akan menyiapkan aku lebih baik untuk tugas besar yang telah kupilih. [Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, 1900]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Agar setaraf dengan Barat, Kartini merasa perlu untuk mengejar ilmu ke Barat. Barat adalah kiblat Kartini setelah melepaskan diri dari kungkungan adat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Pergilah ke Eropa. Itulah cita-citaku sampai nafasku yang terakhir. Surat Kartini kepada Stella [12 Januari 1900]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;5. Sahabat-sahabat Dekat Kartini&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Adat pada dewasa itu tidak memperkenankan seorang ningrat bergaul lekat dengan rakyat biasa. Ningrat harus bergaul dengan ningrat. Hal seperti ini sengaja dilestarikan oleh pemerintah kolonial, agar para ningrat kehilangan kepekaan terhadap problematika rakyatnya, menghindari keterpihakan ningrat kepada rakyat yang tertindas; sekaligus pula memperbesar jarak agar antara ningrat dan rakyat tidak tergalang suatu kekuatan untuk melawan penguasa. Dalam situasi demikian, dapat dipahami bila pergaulan Kartini hanya terbatas pada lingkungan keluarganya dan orang-orang Belanda saja. Pergaulan dengan orang-orang Belanda, tidaklah dilarang, karena orang Belanda dianggap lebih ningrat daripada orang Jawa. Kartini adalah seorang wanita yang mempunyai pemikiran jauh ke depan. Hal ini sudah diamati dan diketahui oleh teman-temannya bangsa Belanda. Banyak orang Belanda di Hindia Belanda maupun di negeri Belanda sendiri ingin menjalin persahabatan dengan Kartini, namun pada umumnya sebenarnya mereka ini adalah "musuh-musuh dalam selimut" yang ingin memperalat Kartini dan memandulkan pikiran-pikirannya. Berikut ini adalah beberapa teman dekat Kartini, yang sering terlibat diskusi maupun korespondensi dengannya : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- J.H. Abendanon&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Abendanon datang ke Hindia-Belanda pada tahun 1900. Ia ditugaskan oleh Nederland untuk melaksanakan Politik Etis. Tugasnya adalah sebagai Direktur Departemen Pendidikan, Agama dan Kerajinan. Karena 'orang baru' di Hindia-Belanda, Abendanon tidak mengetahui keadaan masyarakat Hindia-Belanda dan tidak paham bagaimana dan dari mana ia memulai programnya. Untuk keperluan itu, Abendanon banyak meminta nasihat dari teman sehaluan politiknya, Snouck Hurgronye, seorang orientalis yang terkenal sebagai arsitek perancang kemenangan Hindia-Belanda dalam Perang Aceh. Lebih jauh, Hurgronye mempunyai konsepsi yang disebut sebagai Politik Asosiasi, yaitu suatu usaha agar generasi muda Islam mengidentifikasikan dirinya dengan Barat. Menurut keyakinannya, golongan yang paling keras menentang penjajah Belanda adalah golongan Islam, terutama golongan santrinya. Memasukkan peradaban Barat dalam masyarakat pribumi adalah cara yang paling jitu untuk membendung dan akhirnya mengatasi pengaruh Islam di Hindia Belanda. Tidak mungkin membaratkan rakyat bumiputera, kecuali jika ningratnya telah dibaratkan. Untuk tujuan itu, maka langkah pertama yang harus diambil adalah mendekati kalangan ningrat terutama yang Islamnya teguh, untuk kemudian dibaratkan. Hurgronye menyarankan Abendanon untuk mendekati Kartini, dan untuk tujuan itulah Abendanon membina hubungan baik dengan Kartini. Kelak, Abendanonlah yang paling gigih berusaha menghalangi Kartini belajar ke Nederland. Ia tidak ingin Kartini lebih maju lagi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- E.E. Abendanon (Ny. Abendanon)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Dia adalah pendamping setia suaminya dalam menjalankan tugasnya mendekati Kartini. Sampai menjelang akhir hayatnya, Kartini masih membina hubungan korespondensi dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- Dr. Adriani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Keluarga Abendanon pernah mengundang keluarga Kartini ke Batavia. Di Batavia inilah, Ny. Abendanon memperkenalkan Kartini dengan Dr. Adriani. Ia seorang ahli bahasa serta pendeta yang bertugas menyebarkan kristen di Toraja, Sulawesi Selatan. Dr Adriani berada di Batavia dalam rangka perlawatannya keliling Jawa dan Sumatera. Untuk selanjutnya, Dr. Adriani menjadi teman korespondensi Kartini yang intim.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- Annie Glasser&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Ia adalah seorang guru yang memiliki beberapa akta pengajaran bahasa. Ia mengajarkan bahasa Perancis secara privat kepada Kartini tanpa memungut bayaran. Glasser diminta oleh Abendanon ke Kabupaten Jepara untuk mengamati dan mengikuti perkembangan pemikiran Kartini. Tidak mengherankan jika kelak Abendanon dapat mematahkan rencana Kartini untuk berangkat belajar ke Nederland, dengan mempergunakan diplomasi psikologis tingkat tinggi. Semua pihak telah gagal dalam segala upaya untuk menghalangi kepergian Kartini ke Belanda. Kartini telah berbulat tekad untuk ke Belanda. Tapi, tiba-tiba, Abendanon datang langsung dari Batavia ke Jepara untuk menemui Kartini tanpa perantaraan surat. Abendanon hanya berbicara beberapa menit saja dengan Kartini. Hasilnya? Kartini memutuskan untuk membatalkan keberangkatannya ke Belanda. Hal ini hanya mungkin jika Abandanon mengetahui secara persis kondisi psikologis Kartini; dan hal ini mudah baginya karena ia menempatkan Annie Glasser sebagai "mata-mata"nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- Stella (Estelle Zeehandelaar)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Sewaktu dalam pingitan (lebih kurang 4 tahun), Kartini banyak menghabiskan waktunya untuk membaca. Kartini tidak puas hanya mengikuti perkembangan pergerakan wanita di Eropa melalui buku dan majalah saja. Beliau ingin mengetahui keadaan yang sesungguhnya. Untuk itulah, beliau kemudian memasang iklan di sebuah majalah yang terbit di Belanda : "Hollandsche Lelie". Melalui iklan itu, Kartini menawarkan diri sebagai sahabat pena untuk wanita Eropa. Dengan segera iklan Kartini tersebut disambut oleh Stella, seorang wanita Yahudi Belanda. Stella adalah anggota militan pergerakan feminis di negeri Belanda saat itu. Ia bersahabat dengan tokoh sosialis; Ir. Van Kol, wakil ketua SDAQ (Partai Sosialis Belanda) di Tweede Kamer (Parlemen).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- Ir. Van Kol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Sebelum berkenalan dengan Kartini, Van Kol pernah tinggal di Hindia Belanda selama 16 tahun. Selain sebagai seorang insinyur, ia juga seorang ahli dalam masalah-masalah kolonial. Stella-lah yang selalu memberi informasi tentang Kartini kepadanya, sampai pada akhirnya ia berkesempatan datang ke Jepara dan berkenalan langsung dengan Kartini. Van Kol mendukung dan memperjuangkan kepergian Kartini ke negeri Belanda atas biaya Pemerintah Belanda. Namun, rupanya ada udang dibalik batu. Van Kol berharap dapat menjadikan Kartini sebagai "saksi hidup" kebobrokan pemerintah kolonial Hindia-Belanda. Semua ini untuk memenuhi ambisinya dalam memenangkan partainya (sosialis) di Parlemen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;- Nellie Van Kol (Ny. Van Kol)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Ia adalah seorang penulis yang mempunyai pendirian humanis dan progresif. Dialah orang yang paling berperan dalam mendangkalkan aqidah Kartini. Pada walnya, ia bermaksud untuk mengkristenkan Kartini, dengan kedatangannya seolah-olah sebagai penolong yang mengangkat Kartini dari ketidakpedulian terhadap agama. Memang, agaknya setelah perkenalannya dengan Ny. Van Kol, Kartini mulai perduli dengan agamanya, Islam. Kepeduliannya ditandai dengan diakhiri gerakan "mogok shalat" dan "mogok ngaji".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Sekarang kami merasakan badan kami lebih kokoh, segala sesuatu tampak lain sekarang. Sudah lama cahaya itu tumbuh dalam hati sanubari kami; kami belum tahu waktu itu, dan Nyonya Van Kol yang menyibak tabir yang tergantung di hadapan kami. Kami sangat berterima kasih kepadanya. [Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, 12 Juni 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Setelah Kartini kembali menaruh perhatian pada masalah-masalah agama, mulailah Nellie Van Kol melancarkan missi kristennya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Nyonya Van Kol banyak menceritakan kepada kami tentang Yesus yang tuan muliakan itu, tentang rasul-rasul Petrus dan Paulus, dan kami senang mendengar semua itu [Surat Kartini kepada Dr. Adriani, 5 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Nyonya van Kol gagal untuk mengkristenkan Kartini secara formal, tapi ia berhasil untuk memasukkan nilai kristen ke dalam keislaman Kartini. Dalam banyak suratnya Kartini menyebut ALLAH dalam konsep trinitas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Malaikat yang baik beterbangan di sekeliling saya dan Bapak yang ada di langit membantu saya dalam perjuangan saya dengan bapakku yang ada di dunia ini. [Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, 12 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;6. Kartini Ingin Menjadi Muslimah Sejati&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;i&gt;Pada masa kecilnya, Kartini mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan ketika belajar mengaji (membaca Al-Quran). Ibu guru mengajinya memarahi beliau ketika Kartini menanyakan makna dari kata-kata Al-Quran yang diajarkan kepadanya untuk membacanya. Sejak saat itu timbullah penolakan pada diri Kartini.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Mengenai agamaku Islam, Stella, aku harus menceritakan apa? Agama Islam melarang umatnya mendiskusikannya dengan umat agama lain. Lagi pula sebenarnya agamaku karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, kalau aku tidak mengerti, tidak boleh memahaminya? Al-Quran terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan kedalam bahasa apa pun. Di sini tidak ada orang yang mengerti bahasa Arab. Di sini orang diajar membaca Al-Quran tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Kupikir, pekerjaan orang gilakah, orang diajar membaca tapi tidak diajar makna yang dibacanya itu. Sama saja halnya seperti engkau mengajarkan aku buku bahasa Inggris, aku harus hafal kata demi kata, tetapi tidak satu patah kata pun yang kau jelaskan kepadaku apa artinya. Tidak jadi orang sholeh pun tidak apa-apa, asalkan jadi orang yang baik hati, bukankah begitu Stella?" [Surat Kartini kepada Stella, 6 November 1899]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlunya dan apa manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Al-Quran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya, dan jangan-jangan guru-guruku pun tidak mengerti artinya. Katakanlah kepadaku apa artinya, nanti aku akan mempelajari apa saja. Aku berdosa, kitab yang mulia itu terlalu suci sehingga kami tidak boleh mengerti apa artinya. [Surat Kartini kepada E.E. Abendanon, 15 Agustus 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Sampai suatu ketika Kartini berkunjung ke rumah pamannya, seorang Bupati di Demak (Pangeran Ario Hadiningrat). Di Demak waktu itu sedang berlangsung pengajian bulanan khusus untuk anggota keluarga. Kartini ikut mendengarkan pengajian tersebut bersama para raden ayu yang lain, dari balik tabir. Kartini tertarik pada materi pengajian yang disampaikan Kyai Haji Mohammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat, Semarang, yaitu tentang tafsir Al-Fatihah. Kyai Sholeh Darat ini - demikian ia dikenal - sering memberikan pengajian di berbagai kabupaten di sepanjang pesisir utara. Setelah selesai acara pengajian Kartini mendesak pamannya agar bersedia menemani dia untuk menemui Kyai Sholeh Darat. Inilah dialog antara Kartini dan Kyai Sholeh Darat, yang ditulis oleh Nyonya Fadhila Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Kyai, perkenankanlah saya menanyakan, bagaimana hukumnya apabila seorang yang berilmu, namun menyembunyikan ilmunya?" &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tertegun Kyai Sholeh Darat mendengar pertanyaan Kartini yang diajukan secara diplomatis itu. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?". Kyai Sholeh Darat balik bertanya, sambil berpikir kalau saja apa yang dimaksud oleh pertanyaan Kartini pernah terlintas dalam pikirannya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al-Quran yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hati aku kepada Allah, namun aku heran tak habis-habisnya, mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Quran dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Quran itu justru kitab pimpinan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Setelah pertemuannya dengan Kartini, Kyai Sholeh Darat tergugah untuk menterjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Jawa. Pada hari pernikahan Kartini, Kyai Sholeh Darat menghadiahkan kepadanya terjemahan Al-Quran (Faizhur Rohman Fit Tafsiril Quran), jilid pertama yang terdiri dari 13 juz, mulai dari surat Al-Fatihah sampai dengan surat Ibrahim. Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya. Tapi sayang tidak lama setelah itu Kyai Sholeh Darat meninggal dunia, sehingga Al-Quran tersebut belum selesai diterjemahkan seluruhnya ke dalam bahasa Jawa. Kalau saja Kartini sempat mempelajari keseluruhan ajaran Islam (Al-Quran) maka tidak mustahil ia akan menerapkan semaksimal mungkin semua hal yang dituntut Islam terhadap muslimahnya. Terbukti Kartini sangat berani untuk berbeda dengan tradisi adatnya yang sudah terlanjur mapan. Kartini juga memiliki modal kehanifan yang tinggi terhadap ajaran Islam. Bukankah pada mulanya beliau paling keras menentang poligami, tapi kemudian setelah mengenal Islam, beliau dapat menerimanya. Saat mempelajari Al-Islam lewat Al-Quran terjemahan berbahasa Jawa itu, Kartini menemukan dalam surat Al-Baqarah ayat 257 bahwa ALAH-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minazh-Zhulumaati ilan Nuur). Rupanya, Kartini terkesan dengan kata-kata Minazh-Zhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya. Karena Kartini merasakan sendiri proses perubahan dirinya, dari pemikiran tak-berketentuan kepada pemikiran hidayah. Dalam banyak suratnya sebelum wafat, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat "Dari Gelap Kepada Cahaya" ini. Karena Kartini selalu menulis suratnya dalam bahasa Belanda, maka kata-kata ini dia terjemahkan dengan "Door Duisternis Tot Licht". Karena seringnya kata-kata tersebut muncul dalam surat-surat Kartini, maka Mr. Abendanon yang mengumpulkan surat-surat Kartini menjadikan kata-kata tersebut sebagai judul dari kumpulan surat Kartini. Tentu saja ia tidak menyadari bahwa kata-kata tersebut sebenarnya dipetik dari Al-Quran. Kemudian untuk masa-masa selanjutnya setelah Kartini meninggal, kata-kata Door Duisternis Tot Licht telah kehilangan maknanya, karena diterjemahkan oleh Armijn Pane dengan istilah "Habis Gelap Terbitlah Terang". Memang lebih puitis, tapi justru tidak persis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Setelah Kartini mengenal Islam sikapnya terhadap Barat mulai berubah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?" [Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Kartini juga menentang semua praktek kristenisasi di Hindia Belanda :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Bagaimana pendapatmu tentang Zending, jika bermaksud berbuat baik kepada rakyat Jawa semata-mata atas dasar cinta kasih, bukan dalam rangka kristenisasi? .... Bagi orang Islam, melepaskan keyakinan sendiri untuk memeluk agama lain, merupakan dosa yang sebesar-besarnya. Pendek kata, boleh melakukan Zending, tetapi jangan mengkristenkan orang. Mungkinkah itu dilakukan?" [Surat Kartini kepada E.E. Abendanon, 31 Januari 1903]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Bahkan Kartini bertekad untuk memenuhi panggilan surat Al-Baqarah ayat 193, berupaya untuk memperbaiki citra Islam selalu dijadikan bulan-bulanan dan sasaran fitnah. Dengan bahasa halus Kartini menyatakan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai." [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;7. Cita-cita Kartini Yang Sering Disalahartikan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Kartini merasa bahwa hati kecilnya selalu mengatakan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pergilah&lt;/span&gt;. Laksanakan cita-citamu. Kerjalah untuk hari depan. Kerjalah untuk kebahagiaan beribu-ibu orang yang tertindas dibawah hukum yang tidak adil dan paham-paham yang palsu tentang mana yang baik dan mana yang buruk. Pergi. Pergilah. Berjuanglah dan menderitalah, tetapi bekerjalah untuk kepentingan yang abadi" [Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Petikan suratnya berikut ini adalah cita-cita Kartini yang banyak salah dimengerti :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;"Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;Inilah gagasan Kartini yang sebenarnya, namun kenyataannya sering diartikan secara sempit dengan satu kata: emansipasi. Sehingga setiap orang bebas mengartikan semaunya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;b&gt;8. Pelajaran Bagi Umat Islam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pada dasarnya Kartini ingin berjuang di jalan Islam. Tapi karena pemahamannya tentang Islam belum menyeluruh, maka Kartini tidak mengetahui panjangnya jalan yang akan ditempuh dan bagaimana cara berjalan diatasnya. (Mudah-mudahan Allah merahmati Kartini, beliau sudah berusaha, tapi ALLAH terlebih dahulu memanggilnya). Apabila kita mempelajari lebih jauh konsep-konsep yang diajukan Kartini, meskipun secara global adalah konsep Islam, tapi secara terperinci dan operasional, rancu dengan konsep-konsep Barat. Kita tahu sebagian besar teman-teman dekat Kartini adalah Yahudi dan Nasrani. Allah sudah memperingatkan kepada kita : Tidak akan pernah ridho orang-orang Yahudi dan Nasrani, sebelum kamu mengikuti tata cara mereka (Al-Quran, 2:120). Apa yang dialami Kartini merupakan sejarah yang senantiasa selalu terulangi. Setiap seseorang akan memperjuangkan Islam, maka tiba-tiba pihak-pihak yang tidak menyukai Islam akan bersatu untuk menghancurkannya. Bila posisi mereka lemah, maka mereka akan menempuhnya dengan cara yang halus dan tersembunyi. Tapi jika posisi mereka kuat, maka mereka akan menempuh cara-cara paksa. Secara tidak sadar Kartini menceritakan praktek keburukan umat Islam (bukan Islam yang buruk) kepada sahabat-sahabatnya non-Islam. Sehingga kelak kemudian hari menjadi bumerang dan fitnah bagi umat Islam. Sebaik-baiknya sahabat non-Islam, walau bagaimanapun tidak akan membantu Islam (Al-Quran, 3:119-120). &lt;b&gt;Kartini berjuang seorang diri dan tidak menghimpun para santri lain yang ada di pulau Jawa. Salah seorang sahabat RasuluLLah, Ali bin Abi Thalib RA pernah berpesan kepada kita bahwa: Kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir. Dan Allah pun mencintai orang-orang yang berjuang di jalanNya dalam suatu barisan (Al-Quran, 61:4).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Wallahu'alam bissawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:indigo;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-91242270659503919?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/91242270659503919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=91242270659503919' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/91242270659503919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/91242270659503919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/08/panggil-aku-kartini-saja.html' title='PANGGIL AKU KARTINI SAJA'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAFD2CQQRI/AAAAAAAAAII/Zjp45QorEBE/s72-c/kartini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-2682418549041426629</id><published>2007-08-14T03:36:00.001-07:00</published><updated>2007-08-25T04:41:03.547-07:00</updated><title type='text'>KunJungan WiSata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAU52CQQYI/AAAAAAAAAJA/Kl4CM3MuyyE/s1600-h/kura2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 295px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAU52CQQYI/AAAAAAAAAJA/Kl4CM3MuyyE/s200/kura2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102601361800839554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Panorama di sore hari di sebuah kota kecil yang bersih dan sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;lokasi di benteng portugis yang salah satu andalan wisata di kota kelahiran ku yang sangat nyaman, sejuk, bersih, dan romantis, kalo kita naik ke atas bentengnya bisa liat-liat pemandangan di bawah yang gak kalah indahnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAQqWCQQVI/AAAAAAAAAIo/qVh_hj3u3yM/s1600-h/bt+portugis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 306px; height: 126px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAQqWCQQVI/AAAAAAAAAIo/qVh_hj3u3yM/s200/bt+portugis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102596697466356050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; Cafe SunSet&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0); font-style: italic;"&gt;   tempat yang menyediakan menu-menu makanan seafood, menu makan luar indonesia ha ha ha  hi hi hi, ikan bakar khas daerah, banyak juga aneka minuma buah asli dan masih banyak lagi............, dan pemandangan lain yang layak di liat ada di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtARlmCQQXI/AAAAAAAAAI4/yDZiVofY6pk/s1600-h/sunset.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 486px; height: 186px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtARlmCQQXI/AAAAAAAAAI4/yDZiVofY6pk/s200/sunset.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102597715373605234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-2682418549041426629?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/2682418549041426629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=2682418549041426629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2682418549041426629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2682418549041426629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/08/kunjungan-wisata_14.html' title='KunJungan WiSata'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RtAU52CQQYI/AAAAAAAAAJA/Kl4CM3MuyyE/s72-c/kura2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-6196291508780546965</id><published>2007-07-27T04:01:00.000-07:00</published><updated>2007-07-27T04:17:03.878-07:00</updated><title type='text'>NiLai BeKerja...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnTycHr3YI/AAAAAAAAAGM/Q6X2EbFKfCY/s1600-h/duit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnTycHr3YI/AAAAAAAAAGM/Q6X2EbFKfCY/s200/duit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091833717214403970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Apa sihh yang terlintas ketika denger kata "bekerja" ?&lt;br /&gt;Respon pertama yang paling cepat adalah "kerja di mana" ?,&lt;br /&gt;Respon kedua yang teringat adalah "kerja apa" ?&lt;br /&gt;Respon ketiga yang juga mesti teringat adalah "gajinya berapa" ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah nggak siih merasa terusik dengan respon awal ketika kata bekerja itu muncul ?&lt;br /&gt;Bagi yang sudah mapan bekerja di tempat yang bonafid. mudah sekali menjawab ini..&lt;br /&gt;bahkan sering kali ia akan menunggu kalimat ini muncul ketika bertemu orang baru..&lt;br /&gt;ya kann...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bagi mereka yang masih job seeker, bekerja di tempat yang nggak begitu bonafid,&lt;br /&gt;bekerja freelance, bekerja merintis sebagai pengusaha.. bakalan betee banget denger kalimat ini..&lt;br /&gt;bener nggak..?&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnSHsHr3XI/AAAAAAAAAGE/fqwC46PKHVw/s1600-h/troso.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 141px; height: 87px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnSHsHr3XI/AAAAAAAAAGE/fqwC46PKHVw/s200/troso.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091831883263368562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kenapa yaa..&lt;br /&gt;sebagian besar dari kita-kita sangat mengagung-agungkan bekerja di sebuah perusahaan yang bonafid..&lt;br /&gt;yaa.. nggak salah juga sihh . wajar banget bila hampir semua orang memiliki keinginan seperti itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bukan berarti nih. mereka yang bekerja selain di perusahaan besar dan nggak bonafid, atau bahkan yang bekerja sendiri harus maludengan status pekerjaannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nilai bekerja kadang diasumsikan dengan kantor yang wah dan kheren dengan gaji yang siipp..&lt;br /&gt;padahal, coba dehh kalo kita melihat nilai bekerja dari sisi lain..&lt;br /&gt;kerja kan inti nya adalah create something, yang bisa menghasilkan untuk hidup.. earn for living..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so, apapun yang kita lakukan dimana kita sudah melakukan proses do something dan kita bisa mendapatkan hasil untuk hidup dari situ.. itu sudah bisa dikatakan bekerja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cuman sekarang adalah.. bagaimana kita memberi nilai terhadap apa yang kita lakukan.&lt;br /&gt;apakah kita sudah merasa puas dengan itu, kita beri nilai positif atau negatif ?apakah kita memberi status pada aktivitas itu, ya tergantung kita mau beri status bekerja atau tidak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun yang paling penting nihh..&lt;br /&gt;apakah kita sudah menghargai hasil usaha kita..?&lt;br /&gt;apapun hasil usaha kita, sebesar apapun..&lt;br /&gt;berikan nilai positif terhadap apa yang sudah kita lakukan, karena ini berarti kita menghargai apapun yang telah hasilkan dalam hidup.. walau masih sebiji semangka sekalipun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan berilah komitmen 100% terhadap apa yang telah kita lakukan..&lt;br /&gt;komitmen 100% ini akan menghasilkan sesuatu yang sangat tak terduga..&lt;br /&gt;karena itulah kita.. diri kita yang sebenernya..&lt;br /&gt;yang bisa menghasilkan sesuatu..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnTycHr3YI/AAAAAAAAAGM/Q6X2EbFKfCY/s1600-h/duit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnTycHr3YI/AAAAAAAAAGM/Q6X2EbFKfCY/s200/duit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091833717214403970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;trus, mana duitnya..?&lt;br /&gt;eh, tau nggak sihh.. komitmen 100% dari apa yang kita lakukan.. akan berbuah duit juga kok..&lt;br /&gt;coba aja dehhh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-6196291508780546965?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/6196291508780546965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=6196291508780546965' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6196291508780546965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6196291508780546965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/nilai-bekerja.html' title='NiLai BeKerja...?'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqnTycHr3YI/AAAAAAAAAGM/Q6X2EbFKfCY/s72-c/duit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-1385561768506419131</id><published>2007-07-25T08:49:00.000-07:00</published><updated>2007-08-12T01:20:29.045-07:00</updated><title type='text'>MeNu kHas NdEso (KaTroK)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiNuPxTF9I/AAAAAAAAAF0/twz7XPxbHoM/s1600-h/kacang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiNuPxTF9I/AAAAAAAAAF0/twz7XPxbHoM/s200/kacang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091475204389148626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dhapur MbaK Yu GuE, menu asli ndeso rasanya nyamplengi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiOEvxTF-I/AAAAAAAAAF8/CIM68ZS9ueM/s1600-h/kelapa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiOEvxTF-I/AAAAAAAAAF8/CIM68ZS9ueM/s200/kelapa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091475590936205282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Dapur  Khas Ndeso..............................&gt;sayur ndeso.  )) ))&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiM5PxTF7I/AAAAAAAAAFk/OPuR2xwxiyM/s1600-h/kkng3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiM5PxTF7I/AAAAAAAAAFk/OPuR2xwxiyM/s200/kkng3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091474293856081842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;menu yang sebelah ini kesukaanku, rasanya enak kalo-kalo gak ketemu lama ama menu yang satu ini rasanya gak karuan  n' ngangeni khas ndeso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqdzgPxTF1I/AAAAAAAAAE0/cqp_qbmEmNg/s1600-h/ubi2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 142px; height: 76px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqdzgPxTF1I/AAAAAAAAAE0/cqp_qbmEmNg/s200/ubi2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091164901591947090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dan yang di atas ini juga dari ndeso, ubi&lt;br /&gt;ubi ini kalo di buat getuk rasanya gak ngalahin ama roti, masih banyak macam-macam aneka makanan dari ubi, khas ndeso, ho ho ho, dan udah pernah menang dalam lomba masakan ubi  nomer satu lagi tentu dari depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rr7Bp8Hr3ZI/AAAAAAAAAGU/vtSVyfa8m4w/s1600-h/ayu+tenan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 95px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rr7Bp8Hr3ZI/AAAAAAAAAGU/vtSVyfa8m4w/s200/ayu+tenan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5097724754487139730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang sebelah kanan atas lah yang membuat khas masakan ndeso, mbak Yu ini juga dari ndeso juga, senangnya masak-masak terus di kasihkan tetangga untuk ngincipi he he he mau............? kalo udah masak wa.......h gak mau di gangu alias sibu.........k, awas kalo ganggu tak masak sekalian hi hi hi katanya&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rqd3AvxTF4I/AAAAAAAAAFM/PF-kF_VpBDg/s1600-h/sambal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 139px; height: 106px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rqd3AvxTF4I/AAAAAAAAAFM/PF-kF_VpBDg/s200/sambal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091168758472578946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sambal namanya sambal setan, kenapa karena sambal nya sangat pedes/panas, sampe-sampe yang ngrasain sambal ini  samapi keluar keringat dan bener-bener mantap. sambal ini yang buat Mbak Yu tadi kelihatan dari jarinya udah gak sabar untuk ngincipi nya ho  ho ho mantap,&lt;br /&gt;mbak yu juga bisa masak dari bahan-bahan ndeso dan rasanya juga enak leyat.&lt;br /&gt;semua bahan dari ndeso masak apa aja di ambilnya dari ladang di sebelah rumah. dan yang satu ini memang HOT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rqd6IPxTF5I/AAAAAAAAAFU/sZxQU02BpoE/s1600-h/sendu2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 493px; height: 145px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rqd6IPxTF5I/AAAAAAAAAFU/sZxQU02BpoE/s200/sendu2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091172185856481170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-1385561768506419131?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/1385561768506419131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=1385561768506419131' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1385561768506419131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/1385561768506419131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/menu-khas-ndeso-katrok.html' title='MeNu kHas NdEso (KaTroK)'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqiNuPxTF9I/AAAAAAAAAF0/twz7XPxbHoM/s72-c/kacang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-28366004715684876</id><published>2007-07-23T03:36:00.001-07:00</published><updated>2007-07-24T03:27:29.106-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;"CiuM lah sSpertI kaMu mEnciUm Aku"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXTNvxTFzI/AAAAAAAAAEk/Nr3MdFP3B8g/s1600-h/bibir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 130px; height: 102px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXTNvxTFzI/AAAAAAAAAEk/Nr3MdFP3B8g/s200/bibir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090707186927212338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dimana jarak antara satu titik dengan titik yang lain&lt;br /&gt;adalah = nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXQFPxTFuI/AAAAAAAAAD8/UfjfrLGxGDQ/s1600-h/lidah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXQFPxTFuI/AAAAAAAAAD8/UfjfrLGxGDQ/s200/lidah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090703742363440866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yg dikeluarkan oleh dua hati&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXQfvxTFvI/AAAAAAAAAEE/ebcB9HWX_BQ/s1600-h/kiss.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXQfvxTFvI/AAAAAAAAAEE/ebcB9HWX_BQ/s200/kiss.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090704197629974258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman &lt;/span&gt;adalah menyatunya dua otot orbicularisoris dalam keadaan kontraksi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;adalah sesuatu di mana permintaan lebih besar drpd penawaran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut:36-24-36&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Adalah bertemu antara ion positif dan negatif yang mengakibatkan arus lemah menjadi arus kua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman &lt;/span&gt;adalah proses pendiaknosaaan fisik secara langsung yang mengakibatkan aliran darah ke organ reproduksi meningk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXRCvxTFwI/AAAAAAAAAEM/KHrLu8l6r98/s1600-h/cium.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 136px; height: 122px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXRCvxTFwI/AAAAAAAAAEM/KHrLu8l6r98/s200/cium.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090704798925395714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;adalah proses penjiwaan terhadap pola pikir seseorang untuk mengetahui akan kenikmatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;If kiss &gt;/= Hot then go to bed room else go to bathroom en&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah sesuatu yang indah bila dinikmati bersama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win-win solution&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; itu gambling, sekarang nyium tinggal tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXSu_xTFyI/AAAAAAAAAEc/VSWTOdwpmxo/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXSu_xTFyI/AAAAAAAAAEc/VSWTOdwpmxo/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090706658646234914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; &lt;/span&gt;adalah suatu peregangan, pemanasan untuk olahraga yang lebih berat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman&lt;/span&gt; adalah berasal dari sebuah kata dasar; CIUM, yang mendapatkan akhiran AN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ciuman &lt;/span&gt;adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik titik rangsangan di seluruh tubuh…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXSTvxTFxI/AAAAAAAAAEU/8LEg0uXZdgQ/s1600-h/cium.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 126px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXSTvxTFxI/AAAAAAAAAEU/8LEg0uXZdgQ/s200/cium.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5090706190494799634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-28366004715684876?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/28366004715684876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=28366004715684876' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/28366004715684876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/28366004715684876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/ciuman-adalah-gaya-tarik-menarik-antara.html' title='&lt;CiuMan AdaLah&gt;'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqXTNvxTFzI/AAAAAAAAAEk/Nr3MdFP3B8g/s72-c/bibir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-4207382591954106769</id><published>2007-07-23T02:26:00.000-07:00</published><updated>2007-07-23T02:29:50.253-07:00</updated><title type='text'>"Belum ada Judul"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Sungguh terpuji orang yang malu menerima pujian, dan tetap diam tertimpa fitnah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;dan lihatlah hidup di dalamnya, jangan di luarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-4207382591954106769?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/4207382591954106769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=4207382591954106769' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4207382591954106769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/4207382591954106769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/belum-ada-judul.html' title='&quot;Belum ada Judul&quot;'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-2422426449887531235</id><published>2007-07-21T00:05:00.001-07:00</published><updated>2007-07-21T07:37:10.186-07:00</updated><title type='text'>Harry Potter (film)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqIYF_xTFjI/AAAAAAAAACA/-fGjMDcesKM/s1600-h/H+P+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 190px; height: 234px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqIYF_xTFjI/AAAAAAAAACA/-fGjMDcesKM/s200/H+P+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089657020178699826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;pre style="font-style: italic;" width="75" wrap="soft"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Harry Potter dan Perintah Burung Dlm Dongeng (film)&lt;/span&gt; dari Wikipedia, yang bebas encyclopedia&lt;br /&gt;Meloncat ke: navigasi, search&lt;br /&gt;Harry Potter dan Perintah Phoenix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Amerika film poster&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ditujukan oleh David Yates&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Produced oleh David Heyman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;David Barron&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Written oleh Novel:&lt;br /&gt;J. K. Rowling&lt;br /&gt;Screenplay:&lt;br /&gt;Michael Goldenberg&lt;br /&gt;Starring Daniel Radcliffe&lt;br /&gt;Rupert Grint&lt;br /&gt;Emma Watson&lt;br /&gt;Ralph Fiennes&lt;br /&gt;Michael Gambon&lt;br /&gt;Gary Oldman&lt;br /&gt;Alan Rickman&lt;br /&gt;Imelda&lt;br /&gt;Staunton&lt;br /&gt;Music oleh Nicholas Hooper&lt;br /&gt;Themes by:&lt;br /&gt;John Williams&lt;br /&gt;Cinematography Sł awomir Idziak&lt;br /&gt;Editing oleh Mark Day&lt;br /&gt;Distributed oleh Warner Bros.&lt;br /&gt;Melepaskan tanggal (S) Flag of United StatesFlag of PhilippinesFlag of IndonesiaFlag of CanadaFlag of Ireland&lt;br /&gt;Flag of Hong KongFlag of AustraliaFlag of South AfricaFlag of New ZealandFlag of Malaysia&lt;br /&gt;11 Juli, 2007&lt;br /&gt;Flag of SingaporeFlag of United Kingdom&lt;br /&gt;12 Juli, 2007&lt;br /&gt;Flag of India&lt;br /&gt;13 Juli, 2007&lt;br /&gt;Running waktu 138 mins.&lt;br /&gt;Country Flag of United Kingdom United Kingdom&lt;br /&gt;Flag of United States United States&lt;br /&gt;Language English&lt;br /&gt;Budget GB£75–100 million&lt;br /&gt;Preceded oleh Goblet of Fire&lt;br /&gt;Followed oleh Half-Blood Prince&lt;br /&gt;All Movie Guide profile&lt;br /&gt;IMDb profile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Harry Potter dan Perintah Burung Dlm Dongeng adalah film petualangan fantasi kelima di populer Harry Potter film rentetan, mendasarkan di baru Harry Potter dan Perintah Burung Dlm Dongeng, oleh J. K. Rowling.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sutradara film adalah David Yates.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Screenwriter adalah Michael Goldenberg, yang mengganti Steve Kloves, penulis empat film yang pertama.&lt;br /&gt;[1] Warner Bros., penyalur film, menjadwalkan seorang teman kencan pengeluaran UK sebanyak 12 Juli 2007, dan tanggal pengeluaran AS sebanyak 11 Juli 2007, baik di bioskop konvensional maupun IMAX.&lt;br /&gt;[2] [3] film laga Hidup selesai di akhir November, dan pasca produksi di atas film terus selama beberapa bulan kemudian.&lt;br /&gt;[4]&lt;br /&gt;Rowling menuliskan di atas situs webnya pada 19 Desember 2006 bahwa dia diberi tinjauan 20 menit film, yang "melihat fantastic"; [5] sesudah melihat produk terakhir, dia menilai film sebagai yang terbaik masih".&lt;br /&gt;[4] tidak seperti beberapa pengarang, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rowling terus-menerus sudah menawarinya pujian untuk adaptasi selaput&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-2422426449887531235?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/2422426449887531235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=2422426449887531235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2422426449887531235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/2422426449887531235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/harry-potter-film_21.html' title='Harry Potter (film)'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqIYF_xTFjI/AAAAAAAAACA/-fGjMDcesKM/s72-c/H+P+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-7936360056038164105</id><published>2007-07-20T04:07:00.000-07:00</published><updated>2007-07-20T04:21:34.000-07:00</updated><title type='text'>"RaHasia AyaT 58"</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;       &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;` RaHasia aYat 58 ' SuraH YassiN '&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Barangsiapa yang membaca YASSIN sepenuhnya dan pada ayat ke 58 &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; tersebut &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 15.5pt;"&gt;" SALAMUUN QAULAN MINRABBIN RAHIM "&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;diulang sebanyak 7 kali untuk 7 niat baik mu, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Insyallah dengan izin yang maha esa dan maha kuasa, semua hajatmu akan dikabulkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Jika boleh niatkan sebegini:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;1) YA-ALLAH YA-RAHIM, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Ampunkan dosa-dosaku dan saudara-saudaraku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;2) YA-ALLAH YA-RAHMAN, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Karuniakan aku isteri,suami, anak yang soleh dan mencintai islam&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;3) YA-ALLAH YA-RAZZAK, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Karuniakan aku rezeki yang berkat, kerja yang baik dan berjaya didunia dan akhirat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;4) YA-ALLAH YA-JABBAR, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Kabulkanlah Hajat yang menyampaikan ini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;5) YA-ALLAH YA-MUTAQABBIR, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Jauhkan aku dari sifat khianat dan munafiq dan miskin&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;6) YA-ALLAH YA-WADUUD, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Karuniakan aku dan seluruh umat Muhammad yang beriman kesehatan lahir bathin&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;7) YA-ALLAH YA-ZALJALA LIWAL IKRAM, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;Kabulkanlah semua hajatku, dan ridhakanlah aku.....&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);" class="MsoNormal"&gt;&lt;a name="5105663928144063394"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-7936360056038164105?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/7936360056038164105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=7936360056038164105' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/7936360056038164105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/7936360056038164105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/rahasia-ayat-58_20.html' title='&quot;RaHasia AyaT 58&quot;'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-6145262706790822321</id><published>2007-07-17T06:38:00.001-07:00</published><updated>2007-07-20T03:37:02.857-07:00</updated><title type='text'>"Love"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqCQLpovVYI/AAAAAAAAABs/nRjin6Jo5bg/s1600-h/love3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 511px; height: 123px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqCQLpovVYI/AAAAAAAAABs/nRjin6Jo5bg/s200/love3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089226108758349186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;"My Love"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Cinta tidak harus dengan ciuman&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; cinta saling mengerti pada yang di cintainya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;  dan harus mengerti keadaan yang di cintainya &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; cinta harus di ungkapkan dengan kata-kata &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; dan cinta tidak harus memiliki hanya cinta adalah sesa'at &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; ada pula cinta adalah sebuah kenangan yang tak hilang walau di terpa angin dan ombak &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; ada pula cinta menyakitkan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; ada pula cinta monyet &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt; ada pula cinta suci&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;dan cinta....................&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-6145262706790822321?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/6145262706790822321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=6145262706790822321' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6145262706790822321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/6145262706790822321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/love_17.html' title='&quot;Love&quot;'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RqCQLpovVYI/AAAAAAAAABs/nRjin6Jo5bg/s72-c/love3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-5476732159600684674</id><published>2007-07-17T04:21:00.002-07:00</published><updated>2007-07-17T08:09:31.347-07:00</updated><title type='text'>Ada dua nyawa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzbmpovVWI/AAAAAAAAABc/5b06QHClMrc/s1600-h/sexy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzbmpovVWI/AAAAAAAAABc/5b06QHClMrc/s200/sexy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088183136080057698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rpym-JovVTI/AAAAAAAAABA/SVaTE_Q-QzA/s1600-h/sex.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/Rpym-JovVTI/AAAAAAAAABA/SVaTE_Q-QzA/s200/sex.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088125265690711346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;                  &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255); font-weight: 700;"&gt;T&lt;/span&gt;ahukah         &lt;b&gt;         A&lt;/b&gt;nda, bahawa lelaki ada 2 nyawa. Satu nyawa          kecil dan satu lagi nyawa besar. Jikalau nyawa          yang kecil itu tidak berfungsi ataupun          tinggalkan kita, tak guna lagi kita hidup.          Semuanya akan lari dari kita. Isteri, tunang dan          pasangan anda pergi dari anda. Badan anda besar,          muka anda hensem, duit banyak tapi kalau "Awang"          anda tidak berfungsi dengan baik maka gelap          gelitalah dunia anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;Rahsia          anda akan terbongkar di malam pertama bersama          isteri anda. Adakah anda mampu bertahan atau          tidak ? Semuanya akan terjawab apabila anda          bersama dengan isteri anda. Jika anda tidak          mampu bertahan semasa menggauli isteri anda maka          sesuatu perlu dilakukan bagi memastikan hubungan          suami isteri anda berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;      &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/strong&gt;Kajian para saintis menunjukkan 60%          wanita tidak mendapatkan kepuasan sexs          sepenuhnya semasa bersetubuh akibat daripada          kelemahan tenaga batin pihak lelaki yang gagal          mecapai tahap ketegangan yang memuaskan dan          gagal untuk bertahan lebih lama. Kekuatan dan          kehebatan lelaki terletak pada keupayaan tenaga          batinnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;Kebanyakan          lelaki pada masa kini memang mampu melakukan          hubungan seks tetapi adakah para isteri atau pun          pasangan anda akan merasakan kepuasan seks jika          hanya mampu melakukan hubungan seks dalam masa          beberapa saat sahaja dan hanya sekali sahaja          pada suatu ketika?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center; color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-5476732159600684674?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/5476732159600684674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=5476732159600684674' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/5476732159600684674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/5476732159600684674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/ada-dua-nyawa.html' title='Ada dua nyawa'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzbmpovVWI/AAAAAAAAABc/5b06QHClMrc/s72-c/sexy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-8851373058175417357</id><published>2007-07-13T23:24:00.000-07:00</published><updated>2007-07-17T08:03:05.588-07:00</updated><title type='text'>Mengapa do'a</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzZMpovVVI/AAAAAAAAABU/v-a0A0Z2KTA/s1600-h/do%27a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzZMpovVVI/AAAAAAAAABU/v-a0A0Z2KTA/s200/do%27a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088180490380203346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 255, 51);" align="center"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mengapa&lt;/span&gt; Do'a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;sulit terkabul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;      &lt;table style="text-align: left; margin-left: auto; margin-right: auto;" id="table1" border="0" width="75%"&gt;&lt;tbody&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;    &lt;td&gt;    &lt;p style="text-indent: 4px;"&gt;Pertama-tama kita akan mencoba untuk              mengamati &lt;i&gt;&lt;b&gt;hubungan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; antara &lt;i&gt;&lt;b&gt;Robb&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dengan &lt;i&gt;             &lt;b&gt;hambanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, bagaimanakah seharusnya seorang &lt;i&gt;&lt;b&gt;hamba              sejati&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; terhadap &lt;i&gt;&lt;b&gt;rajanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, tentunya seorang              hamba akan &lt;i&gt;&lt;b&gt;tunduk&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;takluk&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;taat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,             &lt;i&gt;&lt;b&gt;hormat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;setia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;membela&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;             &lt;b&gt;menjaga&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; serta &lt;i&gt;&lt;b&gt;meninggikan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; rajanya, demikian              hubungan hamba dengan rajanya, dapat dibayangkan betapa hubungan              antara &lt;i&gt;&lt;b&gt;hamba sejati&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;tuhannya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              yang seharusnya &lt;i&gt;&lt;b&gt;jauh lebih hebat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dibandingkan terhadap              rajanya, namun kenyataan yang umum terjadi adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;keluh kesah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,             &lt;i&gt;&lt;b&gt;tidak sesuai keinginan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, serta &lt;i&gt;&lt;b&gt;beribu-ribu alasan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              lainnya yang pada dasarnya adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;berkeberatan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; atas &lt;i&gt;             &lt;b&gt;ketentuan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;rencana tuhannya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang Maha              Sempurna lagi Maha Mengetahui, Allah lah yang menciptakan manusia,              tentu saja hanya Allah saja yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;mengetahui&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; apa yang             &lt;i&gt;&lt;b&gt;terbaik&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; bagi setiap manusia &lt;i&gt;&lt;b&gt;pada setiap saatnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              sebagaimana Allah berkata, bahwa apa yang baik menurut kamu belum              tentu baik di mata Allah dan apa yang buruk menurut kamu bisa saja              baik di mata Allah, inilah &lt;i&gt;&lt;b&gt;salahsatu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kemungkinan tidak              terkabulnya do'a yang dikarenakan &lt;i&gt;&lt;b&gt;tanpa kita sadari&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              bahwa pada saat itu kita &lt;i&gt;&lt;b&gt;sedang berpaling dari kehambaan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              kepada Allah, yang tentu saja &lt;i&gt;&lt;b&gt;janji Allah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah &lt;i&gt;             &lt;b&gt;hanya untuk hambanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;    &lt;td&gt;    &lt;p style="text-indent: 4px;"&gt;Kemudian kita coba pula untuk mengamatinya              dari sisi &lt;i&gt;&lt;b&gt;pertentangan do'a&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; itu sendiri, misal kita              berdo'a untuk meminta sesuatu yang sebenarnya &lt;i&gt;&lt;b&gt;tidak baik&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              bahkan mungkin saja &lt;i&gt;&lt;b&gt;sangat berbahaya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; bagi kita,              sedangkan Allah tentu saja &lt;i&gt;&lt;b&gt;sangat mengetahui&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; apa yang              baik bahkan yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;terbaik,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; juga sangat mengetahui apa              yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;buruk&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; bahkan yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;terburuk&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; bagi              kita pada setiap saatnya, Allah yang Maha pengasih lagi Maha              Penyayang sangat &lt;i&gt;&lt;b&gt;menyayangi hambanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, bahkan kita pun              dalam berdo'a sudahlah selayaknya &lt;i&gt;&lt;b&gt;mengawali&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; do'a itu              dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;Basmallah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, yang berarti pula kita &lt;i&gt;&lt;b&gt;             memohonkan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kepada yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maha Pengasih&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; agar &lt;i&gt;             &lt;b&gt;di kabulkan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, sekaligus kita &lt;i&gt;&lt;b&gt;memohonkan pula&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              kepada yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maha Penyayang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; untuk &lt;i&gt;&lt;b&gt;melindungi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              kita dari permintaan yang dapat &lt;i&gt;&lt;b&gt;mengakibatkan keburukan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              bagi &lt;i&gt;&lt;b&gt;kita sendiri&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, maupun bagi &lt;i&gt;&lt;b&gt;orang lain&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              sebagaimana kita menyayangi anak-anak kita, tentu saja karena              sayangnya kepada si anak, &lt;i&gt;&lt;b&gt;kita tidak akan menuruti permintaan              si anak&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; seandainya permintaanya dapat &lt;i&gt;&lt;b&gt;membahayakan              dirinya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; sendiri ataupun &lt;i&gt;&lt;b&gt;orang lain&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dikarenakan             &lt;i&gt;&lt;b&gt;belum mengerti&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; betul dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;apa yang dimintanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              misalnya anak balita ingin bermain-main dengan pisau atau gunting              yang tajam, namun bila mereka &lt;i&gt;&lt;b&gt;sudah cukup&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; besar dan              sudah mengerti, tentu kita akan &lt;b&gt;&lt;i&gt;memberikannya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, atau              kita akan &lt;i&gt;&lt;b&gt;memberitahukan bahwa nanti&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kalau sudah besar              tentu akan di berikan.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    &lt;td&gt;    &lt;p style="text-indent: 4px;"&gt;Tentu saja lain halnya apabila kita              memintanya kepada &lt;i&gt;&lt;b&gt;selain Allah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, kepada manusia lain              misalnya, yang sama-sama &lt;i&gt;&lt;b&gt;kurang ataupun tidak mengerti&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              yang juga kepunyaannya &lt;i&gt;&lt;b&gt;sangatlah terbatas&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, tentu bila              memiliki akan memberi walaupun &lt;i&gt;&lt;b&gt;akibatnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dapat menjadi              berbahaya, sedangkan bila tidak punya tentu saja &lt;i&gt;&lt;b&gt;tidak dapat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              membantu, apalagi bila kita meminta kepada &lt;i&gt;&lt;b&gt;musuh manusia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              yang penuh &lt;i&gt;&lt;b&gt;iri dengki&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, yaitu syaitan yang juga &lt;i&gt;&lt;b&gt;             penuh keterbatasan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, bila ia mampu tentu &lt;i&gt;&lt;b&gt;hanya akan              membantu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kepada yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;membawa keburukan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,              kalaupun ia &lt;i&gt;&lt;b&gt;tidak mampu,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ia akan membujuk kita untuk             &lt;i&gt;&lt;b&gt;berkeluh kesah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;berpayah-payah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; diri juga              mendorong kita dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;fitnahnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; agar &lt;i&gt;&lt;b&gt;berputus              asa&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    &lt;td&gt;    &lt;p style="text-indent: 4px;"&gt;Disisi lain, sebenarnya banyak &lt;i&gt;&lt;b&gt;             do'a-do'a tak langsung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang lebih &lt;i&gt;&lt;b&gt;makbul&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; bila              dibandingkan dengan do'a yang langsung untuk &lt;i&gt;&lt;b&gt;diri sendiri&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,               dikarenakan bila kita &lt;b&gt;&lt;i&gt;mendo'akan orang lain &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;dengan              tulus,  maka kitapun akan &lt;i&gt;&lt;b&gt;mendapatkan yang sama&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              dengan orang yang kita do'akan tersebut , sebagai contoh, kita              memberi &lt;i&gt;&lt;b&gt;salam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kepada &lt;i&gt;&lt;b&gt;sepuluh orang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              dengan tulus dan benar, maka kita akan mendapatkan &lt;i&gt;&lt;b&gt;sepuluh              do'a salam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, lalu mereka menjawab salam kita, maka kita              mendapatkan &lt;i&gt;&lt;b&gt;sepuluh tambahan lagi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, jadi dengan satu              salam kita mendapatkan &lt;i&gt;&lt;b&gt;dua puluh do'a salam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, pada saat              kita &lt;i&gt;&lt;b&gt;selesai shalat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; membaca salam &lt;i&gt;&lt;b&gt;kanan dan kiri&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              yang berarti salam pada &lt;i&gt;&lt;b&gt;seluruh umat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, tentu saja kita              akan menerima salam yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;sangat banyak&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; karenanya,              contoh-contoh lainnya, do'a-do'a kepada yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;sedang sakit&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,             &lt;i&gt;&lt;b&gt;pernikahan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;meninggal&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, yang akan              pergi ataupun pulang &lt;b&gt;&lt;i&gt;berhaji&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; juga yang tidak kalah &lt;i&gt;             &lt;b&gt;luarbiasanya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah do'a yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;pasti dikabulkan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              yaitu &lt;i&gt;&lt;b&gt;bershalawat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; kepada Rasulullah SAW. beserta              keluarganya, &lt;i&gt;&lt;b&gt;bersyukur&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, karena segala-sesuatu yang di              syukuri akan &lt;i&gt;&lt;b&gt;dilipat gandakan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; oleh Allah.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;    &lt;p style="text-indent: 4px;"&gt;Setelah semua pembahasan tersebut di atas,              kiranya dapatlah di ambil suatu kesimpulan kecil, ataupun kesimpulan              sederhana, bahwa kita perlu lebih &lt;i&gt;&lt;b&gt;bijaksana&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dalam              berdo'a ataupun meminta kepada Allah, dengan mempertimbangkan &lt;i&gt;&lt;b&gt;             kepantasan serta keamanan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dari permintaan kita tersebut,              yang dibarengi dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;tawadhu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;bersabar&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;              juga banyak-banyak &lt;i&gt;&lt;b&gt;bersyukur&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dengan apa yang telah dan              sedang kita miliki baik benda maupun kesehatan kita, &lt;i&gt;&lt;b&gt;             memelihara salam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, banyak membantu dan mendo'akan &lt;i&gt;&lt;b&gt;orang              lain&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, di awali dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;Basmallah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; serta di              akhiri dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;shalawat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; nabi, dengan penuh penghayatan              kepada yang &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maha Pengasih&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maha Kaya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;             &lt;b&gt;Maha Memberi &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;serta &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maha Penyayang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-8851373058175417357?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/8851373058175417357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=8851373058175417357' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/8851373058175417357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/8851373058175417357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/mengapa-doa.html' title='Mengapa do&apos;a'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpzZMpovVVI/AAAAAAAAABU/v-a0A0Z2KTA/s72-c/do%27a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-7788735590036453519</id><published>2007-07-13T04:18:00.000-07:00</published><updated>2007-07-13T04:44:02.668-07:00</updated><title type='text'>Jalan Setan</title><content type='html'>ma teman-teman, katanya ke jalan setan....... menyeramkan, dari kata-katanya udah serem aku aku bertanya... apa itu? tapi gak di jawab padahal aku pengen tau katanya ada jalan setan, ikut aja aku berangkat ma teman ko.... ke gunnung? tempatnya di lereng gunung to, ooooooo ....... katanya jalanya namanya jalan setan!    entah kenapa di sebutin seperti itu.&lt;br /&gt;aku naik lebih tinggi mana jalan setanya, teman ku menjawab? jawab: jangan berisik. ntar lagi sampe. mana,    jawab: tu tu di sana tu,........ temenku berjalan lebih dulu, ko ko jalanya satu-satu, iya ini udah di jalan setan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;jalan setan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;jalan setan itu tempatnya di gunung deket gunung  merapi yang mau meletus itu taapiiiiiiiiii? gak meletus-meletus? tempatnya seram sekali, kalo melewati harus satu-satu karena di bawah jurangnya dalam sekali kalo gak hati-hati bisa maut taruanya, enak udah lewat jalan setan tadi dan sampe puncak yang tingi ........ di apa ya..... oh iyaaaa, genteng songo (9) bisa liat pemandangan seeeeeepuassssnya. bener.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-7788735590036453519?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/7788735590036453519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=7788735590036453519' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/7788735590036453519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/7788735590036453519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/jalan-setan.html' title='Jalan Setan'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7344580137359899911.post-738251943427318893</id><published>2007-07-13T02:07:00.000-07:00</published><updated>2007-07-15T00:41:23.625-07:00</updated><title type='text'>Sunset</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpnPd5ovVPI/AAAAAAAAAAY/xWP08IlucWo/s1600-h/bm.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpnPd5ovVPI/AAAAAAAAAAY/xWP08IlucWo/s200/bm.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5087325366686536946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sebuah kota kecil nan indah itulan tempat kelahiranku........... di sana banyak pemandangan yang enak di liat-liat dan di kunjungi, tempat wisatanya gak mau ketinggalan ma kota-kota lain yang pokoknya bagus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;sunset.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;ada juga sunset di Pantai yang sangat indah bisa di liat kalo datang mengunjunginya ke Pantai Kartini, Tirtosamudro, tempatnya sangat elok, pasti anda mengenangnya kalo udah mampir di tempat kelahiranku ini he he he,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;dan masih banyak lagi kerajinan-kerajinan yang di unggulkan di sini......... oK?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7344580137359899911-738251943427318893?l=new-moel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://new-moel.blogspot.com/feeds/738251943427318893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7344580137359899911&amp;postID=738251943427318893' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/738251943427318893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7344580137359899911/posts/default/738251943427318893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://new-moel.blogspot.com/2007/07/sunset.html' title='Sunset'/><author><name>moel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05356079510626533277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_8qBk-Q4kNGE/R7f4Oga0RsI/AAAAAAAAAKc/275juVvrU4M/S220/moel.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8qBk-Q4kNGE/RpnPd5ovVPI/AAAAAAAAAAY/xWP08IlucWo/s72-c/bm.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
